PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeurosainsKesehatan

anoksemia

anoxemia

Ringkasan Singkat

Pengurangan drastis atau ketiadaan oksigen dalam darah arteri yang dapat memicu kerusakan otak.

Anoksemia adalah kondisi medis serius yang ditandai dengan penurunan drastis atau hilangnya oksigen di dalam darah arteri. Karena otak sangat bergantung pada suplai oksigen yang stabil dari darah, kondisi ini merupakan keadaan darurat medis.

Kekurangan oksigen dalam darah ini dapat menyebabkan kehilangan kesadaran secara cepat dan jika berlangsung dalam waktu lama, dapat mengakibatkan kerusakan otak permanen. Gejala awalnya mungkin meliputi kebingungan, sesak napas, dan perubahan warna kulit menjadi kebiruan (sianosis).

Dalam psikologi kognitif dan neurosains, dampak anoksemia sering dipelajari dalam kaitannya dengan defisit memori dan gangguan fungsi eksekutif pasca-trauma atau kecelakaan medis.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2011). Textbook of Medical Physiology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback